BMX Freestyle 101: Kamus BMX

Berikut adalah daftar istilah penting dalam dunia BMX Freestyle yang wajib diketahui oleh pemula hingga rider berpengalaman.


A

Airing: Melompat keluar dari quarterpipe atau ramp.

Axle Pegs: Tabung logam di sisi roda untuk melakukan grind atau berdiri.

Abubaca: Trick dengan melakukan fakie stall di coping lalu mundur.

Alley-oop: Rotasi atau gerakan melawan arah normal air (misalnya spin ke kanan dari ramp kiri).

Apron: Area datar di atas quarterpipe atau ramp.


B

Backflip: Saltobelakang di udara saat lompat.

Barspin: Memutar handlebar (stang) 360 derajat saat di udara.

Bunny Hop: Teknik dasar melompat tanpa bantuan ramp.

Bike Check: Review komponen sepeda dari seorang rider.

Boned Out: Posisi tubuh atau sepeda yang dilebih-lebihkan gayanya saat air.

Boof: Teknik untuk memindahkan bobot tubuh guna mendaratkan jump dengan tepat.


C

Cassette Hub: Tipe hub belakang dengan engagement sistem yang umum.

Crankflip: Memutar crank (paddle) di udara.

Can Can: Salah satu kaki melewati frame di udara.

Coping: Bagian atas dari quarterpipe tempat grind atau stall.

Crooked Grind: Grind dengan front peg dan roda depan di atas rail namun belakang tetap menggantung.

Cutty: Trik pendek atau spontan seperti 180 kecil tanpa setup.


D

Decade: Rider berputar 360 derajat mengelilingi sepedanya di udara.

Double Peg Grind: Grind dengan dua peg menyentuh rail atau coping.

Drop-in: Memulai riding dari atas ramp.

Downside Tailwhip: Tailwhip ke arah berlawanan dari arah rotasi trick.

Dirt Jump: Lompatan menggunakan gundukan tanah.


E

Endo: Teknik berhenti mendadak dengan angkat roda belakang.

Eject: Terjatuh atau melompat dari sepeda saat gagal landing.

Euro Table: Tabletop dengan gaya tubuh lebih miring dan kaki terbuka.


F

Fakie: Mengendarai sepeda ke belakang.

Footjam: Menghentikan sepeda dengan kaki di antara fork & ban depan.

Flatland: Disiplin BMX dengan trik di permukaan datar tanpa ramp.

Fufanu: Stall dengan ban belakang di coping, front wheel di udara lalu balik arah.


G

Grind: Menggesekkan peg ke rail, ledge, atau coping.

G-Turn: Spin sambil rolling ke depan atau belakang dengan nose manual.

Gap: Lompatan yang melewati jarak antar obstacle.


H

Halfpipe: Struktur U besar untuk air dan trick vertikal.

Hang Five: Nose manual hanya dengan satu kaki di fork depan.

Hop Bar: Barspin saat melakukan bunny hop.

Hydrant: Flatland trick saat sepeda berputar dan rider tetap di posisi semula.


I

Invert: Tabletop ekstrem hingga posisi ban bawah menghadap atas.

Icepick: Grind hanya dengan peg belakang.

Indian Air: Trik dengan kedua kaki keluar dari pedal dan bersilangan.


J

Jam: Event informal atau gathering komunitas BMX.

Jump Box: Obstacle berbentuk kotak besar dengan ramp naik dan turun.

J-Hop: Bunny hop dengan gaya Jepang yang lebih dinamis.


K

Kickturn: Mengubah arah sepeda di coping ramp.

Kinked Rail: Rail dengan sudut naik/turun, tidak lurus.

Knack-Knack: Salah satu kaki menyilang ke belakang frame di udara.


L

Ledge: Permukaan pinggir beton untuk grind.

Loop: Melakukan rotasi penuh ke belakang (360 vertikal).

Luc-e Grind: Front peg + ban belakang menyentuh ledge.


M

Manual: Mengangkat roda depan dan meluncur hanya dengan roda belakang.

Mullaly: Skatepark terkenal di NYC; jadi ikon dalam BMX culture.

Moto Whip: Whip gaya motorcross, dengan frame dan ban menyilang lebih ekstrem.


N

Nose Manual: Manual hanya di atas roda depan.

No Footed Can: Kaki keluar ke samping kiri-kanan di udara.

Nac-nac: Salah satu kaki menyilang ke belakang sepeda.


O

Opposite: Melakukan trick dengan arah non-dominan.

Over Tooth: Trick grind dengan front peg dan roda depan melewati rail.

Outledge: Ledge dengan gap atau drop di sisi luarnya.


P

Pump Track: Trek dengan bump dan curve untuk riding tanpa mengayuh.

Park: Disiplin BMX yang fokus pada skatepark & ramp.

Pegs: Tabung besi/alumunium di axle untuk trick.

Pivot: Rotasi sepeda di tempat dengan memanfaatkan satu ban.


Q

Quarterpipe: Ramp seperempat lingkaran untuk launching dan trick.

Quick Plant: Menurunkan kaki sebentar di permukaan lalu balik naik.


R

Rail: Batang logam horizontal untuk grind.

Rollout: Teknik keluar dari fakie.

Rocket Manual: Manual dengan kaki di depan fork depan.


S

Smith Grind: Grind dengan front peg + belakang ban meluncur di atas rail.

Sprocket: Gear di crank depan.

Spine: Dua quarterpipe back-to-back.

Stall: Berhenti sesaat di coping atau ledge.

Switch: Melakukan trick dengan setup kaki lawan arah biasanya.


T

Tailwhip: Memutar frame sepeda 360 derajat di udara.

Toboggan: Trick memegang belakang seat dan memutar handlebar.

Tabletop: Posisi sepeda miring horizontal di udara.

Turndown: Trik memutar handlebar dan tubuh berlawanan hingga posisi ekstrem.


U

Undervert: Ramp dengan radius lebih kecil dari setengah lingkaran.

Uprail: Rail menanjak.


V

Vert: Disiplin BMX yang fokus pada halfpipe & ramp vertikal.

Valve Stem: Katup angin pada ban.


W

Wallride: Mengendarai sepeda di atas dinding.

Whip: Singkatan dari Tailwhip.

Wedge Ramp: Ramp dengan sisi miring tajam.


X

X-up: Memutar handlebar hingga membentuk huruf X.


Y

Yard Sale: Jatuh parah hingga semua gear berantakan.

Yank: Tarikan kuat saat manual atau air.


Z

Zero Plant: Trick di mana satu kaki menyentuh objek seperti ledge saat di udara.

Zine: Majalah kecil independen buatan komunitas BMX.


Ingin tahu istilah lainnya atau butuh ilustrasi per trick? Yuk tambahkan permintaanmu!

Back To Top